Thursday, July 9, 2015

REI Catat Penjualan Properti Turun 50%


JAKARTA - Real Estat Indonesia (REI) mencatat ada penurunan penjualan properti periode Januari- Maret 2015 hingga 50 persen. Penurunan penjualan ini terutama disebabkan kondisi ekonomi yang melambat.
”Hingga kuartal I tahun ini penjualan properti turun 50 persen. Ini terjadi karena ada pelemahan ekonomi. Bunga (KPR) juga masih tinggi,” kata Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy.

Aturan Pajak Barang Mewah Berdasarkan Harga Bisa Turunkan Omzet

 
JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana pengesahan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hendaknya ditunda, karena wacana ini hanya akan menimbulkan sentimen negatif pasar. Termasuk pasar properti.
"Harusnya ditunda karena orang yang mempunyai kemampuan Rp 5 miliar terbatas dengan luasan yang terbatas juga. Begitu dikenakan PPnBM 20 persen, daya beli turun, omzetnya turun," ujar Ketua Kehormatan REI, Enggartiasto Lukita, kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (8/7/2015).
Enggar mengatakan, hal tersebut terlihat seperti asumsi. Namun, asumsi ini dibuatnya secara linier dengan hitungan yang sederhana. Ia mencontohkan, seseorang yang omzetnya Rp 50 miliar, kalau dikenakan pajak 20 persen akibat membeli hunian mewah, omzetnya tidak secara otomatis bertambah Rp 10 miliar. Sebaliknya, omzetnya pasti turun.

Sunday, February 16, 2014

2013, Pertumbuhan Harga Rumah di Jakarta Fenomenal!


RumahCom – Pertumbuhan harga rumah mewah di Jakarta terus memperlihatkan kenaikan signifikan. Laporan Prime Global Cities Index yang dirilis Knight Frank selama kuartal IV-2013 menunjukkan pertumbuhan harga terus berlanjut.
Sama seperti tahun sebelumnya, Jakarta menjadi pemuncak peringkat di 2013 dengan pertumbuhan harga 37,7%. Hal yang menarik dicatat, tanpa Jakarta dalam daftar tersebut, pertumbuhan harga hanya mencapai 5,9% pada 2013 lalu.

Tuesday, November 5, 2013

Bulan Depan, "Lampu Merah" buat Investor Properti Mulai Menyala!

JAKARTA, KOMPAS.com — Lampu merah mulai menyala bagi investor properti. Bank Indonesia (BI) bakal memberlakukan perluasan aturan rasio pinjaman terhadap aset atau loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) pada Oktober mendatang.



Lima Kesalahan Investor Properti

RumahCom – Properti memang menjanjikan keuntungan yang menggiurkan bila si investor mengetahui semua ilmu dan seluk-beluk bisnis riil ini. Sebaliknya jika melakukan kesalahan, bukan keuntungan yang diraih, tetapi kerugian yang akan datang.

Dalam seminar bertajuk ‘Berkebun Uang di Bisnis properti’, Pengamat properti, Ali Tranghanda mengatakan, setidaknya ada lima kesalahan yang sering dilakukan investor properti:

10-lokasi-paling-banyak-diburu-investor-properti

Pada bulan Juli 2012, daerah Bintaro menduduki peringkat teratas, disusul Bumi Serpong Damai (BSD), Cibubur, Kemang, Gading Serpong. Tempat ke enam diduduki oleh Kelapa Gading, Cengkareng, Harapan Indah, Cinere dan Sunter. Perburuan lokasi didata melalui situs Rumah123.com dan Rumahdanproperti.com. “Kemang menjadi daerah yang paling mahal di antara daerah lainnya. Sedangkan wilayah Sunter permintaannya terus bertambah tetapi ketersediaannya sangat terbatas, “ papar Shaun Di Gregorio, Chief Executive Officer (CEO) iProperty.


Investor Dominasi Pembelian Hunian

JAKARTA, KOMPAS.com - Investor lagi-lagi mendominasi pembelian hunian di Jakarta pada kuartal III tahun 2013. Dua kuartal sebelumnya pun, mereka menguasai transaksi hunian, khususnya kondominium (apartemen strata).


Obyek Paling Diburu: Kondominium Rp 500 Juta-Rp 1 Miliar!

JAKARTA, KOMPAS.com —
Tak keliru bila properti hunian kelas menengah, khususnya kondominium di Jakarta dan kawasan penyangga lainnya merupakan instrumen investasi yang paling diburu dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Menurut riset Cushman and Wakefield, hingga akhir September 2013, segmen kondominium kelas menengah masih memimpin aktivitas pra-penjualan dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap total penjualan. Dari 18 proyek yang baru diluncurkan, terdapat 7.970 unit kondominium baru yg sudah dipasarkan sejak bulan Juli sampai bulan September 2013.

Monday, August 26, 2013

Efek pengetatan LTV bagi KPR bank dan properti

 Jakarta. Nyaris tak ada yang salah dalam aturan Bank Indonesia tentang batas pemberian kredit alias loan to value (LTV) . Lihat saja, pada 15 Maret 2012, BI merilis Surat Edaran No. 14/10/DPNP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian KPR dan Kredit Kendaraan Bermotor. Dalam surat tersebut, regulator membatasi besaran LTV maksimal 70% pada saat awal pemberian kredit. Artinya, nasabah harus menyiapkan uang muka atau down payment (DP) minimal 30% dari harga rumah sebelum berutang ke bank.

Wednesday, April 10, 2013

Profesi penilai aset: Mahal lantaran langka

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui profesi penilai. Padahal, profesi ini menarik untuk digeluti. Objek penilaian juga banyak; mulai dari aset pemerintah, jaminan kredit bank, hingga aset perusahaan. Tarif jasanya menggiurkan.

Bank Dunia peringatkan ancaman bubble properti

JAKARTA.
Setelah konsultan properti Knight Frank memperingatkan adanya tanda-tanda beberapa sektor properti sudah tak mencerminkan harga sebenarnya alias bubble, kini giliran Bank Dunia (World Bank) memberi peringatan serupa.
Dalam laporan bertajuk Indonesia Economic Quarterly yang dirilis 18 Maret 2013, Bank Dunia menyatakan properti Indonesia bisa berisiko mengalami bubble. Indikatornya adalah terjadi kenaikan harga dan kredit properti yang kuat sepanjang tahun 2012, terutama di sektor apartemen, ritel, perkantoran, serta kawasan industri di Jakarta.

Mabuk bubble properti


RATNA tersenyum lebar. Ia baru saja menjual rumah toko miliknya di daerah Tangerang dengan harga Rp 2,3 miliar. Ruko ini ia beli dari Budi setahun lalu seharga Rp 1,6 miliar. Suami Ratna sempat tidak setuju. Pasalnya, suami Ratna tahu bahwa Budi baru saja menerima ruko tersebut dari pengembangnya dan harga belinya hanya Rp 800 juta. Artinya Budi menikmati keuntungan 100% dalam waktu singkat. Kini, giliran Ratna menikmati manisnya cuan tersebut.


Tuesday, February 19, 2013

PROPERTY » Housing property Tampil Berani Lewat Interior Colorful

JAKARTA - Warna dalam interior rumah menjadi sesuatu yang menarik dan menonjol dalam sebuah karya. Konsep ini disadari oleh desainer Andy Martin Associates yang merenovasi rumah lewat penggunaan warna-warna berani.

Uang Muka KPR Bank Syariah Naik 1 April 2013

VIVAnews - Bank Indonesia akan memberlakukan aturan kenaikan uang muka dan loan to value (LTV) atau batas maksimal pemberian kredit pada bank syariah mulai 1 April 2013. Sama dengan aturan terhadap bank konvensional sebelumnya, aturan di bank syariah ini hanya berlaku bagi kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Wednesday, January 9, 2013

Agar Pengembang Tak Ingkar Janji, Perhatikan Hal Ini!

RumahCom - Dalam “Pengikatan Perjanjian Jual Beli” (PPJB) di hadapan notaris, tertulis pihak pengembang harus sudah menyerahkan rumah lengkap dan layak huni beserta sertifikat yang sudah selesai (termasuk listrik, air, dan pembersihan lingkungan) pada bulan yang telah ditentukan. Namun, ada kemungkinan pada waktu yang telah ditentukan ternyata rumah tersebut belum selesai—dalam artian listrik dan air tidak ada, belum dicat, lingkungan belum dibersihkan, dan sebagainya.  

Monday, August 6, 2012

Prospek Apartemen Primer dan Seken Cemerlang


JAKARTA, KOMPAS.com - Meski berbeda penggunanya, baik apartemen primer maupun sekunder memiliki pangsa pasar sendiri. Penyerapan kedua jenis apartemen ini tinggi, baik oleh investor maupun enduser. "Saat membeli mereka tak perlu membayar 60 % - 80 % seperti pembeli pertama dari pengembang. Jika menginginkan keuntungan, mereka dapat menjual kembali 7 - 10 tahun sesudahnya dengan harga jauh lebih tinggi."

Pengamat: Kepemilikan Properti Asing Rentan Picu Bahaya

Rencana pemerintah untuk membuka keran kepemilikan properti asing diprediksi akan cukup rentan terhadap kondisi perkembangan properti di Tanah Air. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengatakan adanya regulasi kepemilikan asing ini berpotensi membahayakan industri properti di Tanah Air jika terjadi krisis pada negara asal investor. "Jika ini dibuka untuk asing dan terjadi krisis pada negara si investor yang membeli properti, maka properti di Tanah Air bisa saja jatuh," katanya di sela acara Property Workshop di Bumi Serpong Damai, Senin (16/7). Ali menambahkan dibukanya pintu bagi kepemilikan asing di sektor properti ini akan menjadi salah jika tidak diberikan batasan-batasan, antara lain hanya berlaku untuk hunian vertikal berharga di atas Rp2 miliar dan hak guna bangunan dibatasi hanya selama 25 tahun namun dapat diperpanjang selama dua kali. Sementara itu, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Setyo Maharso, mengungkapkan saat ini semakin banyak penyelundupan properti di Indonesia seiring belum adanya regulasi kepemilikan asing atas properti Indonesia. "Saat ini tak dapat dipungkiri telah banyak pulau kecil di Indonesia yang dimiliki asing, di antaranya Papua, Batam bahkan di Bali banyak sekali vila-vila yang dimiliki asing," terangnya. Setyo menambahkan kondisi ini tentunya sangat mengkhawatirkan karena pemerintah tidak mendapat apa-apa dari adanya kepemilikan asing ini. "Ini disebabkan belum jelasnya regulasi kepemilikan asing ini, sehingga investor yang tertarik masuk ke Indonesia tidak bisa sehingga melakukan langkah hal demikian," tuturnya.(Ant/DNI) 

sumber : 
http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/07/17/98634/Pengamat-Kepemilikan-Properti-Asing-Rentan-Picu-Bahaya/6

Friday, August 3, 2012

Pengembang Minta Kenaikan Uang Muka Ditinjau Ulang

PT Metropolitan Land (Metland) meminta Bank Indonesia (BI) meninjau ulang pemberlakuan ketentuan uang muka pembelian rumah minimal 30 persen. Hal tersebut dinilai memberatkan konsumen dan pengembang properti. "Persoalannya, pendapatan masyarakat masih relatif tetap. Tidak banyak yang sanggup menyediakan uang muka 30 persen," kata Direktur Utama Metland, Nandya Widya, di Bekasi, Kamis (2/8/2012). Ia menyebutkan, Metland merasakan dampak pemberlakuan ketentuan itu seperti dalam penjualan properti di Metland Tambun, Metland Cibitung, Metland Menteng, Metland Cileungsi, dan Metland Transyogi. Menurut dia, saat ini bank dengan prinsip syariah masih menjadi satu-satunya solusi mencicil bagi konsumen dalam menghadapi kebijakan uang muka 30 persen. Dengan banyaknya bank konvensional yang harus menaati kebijakan itu, alternatif bagi nasabah mencari pinjaman menjadi berkurang. "Yang berbahaya adalah spekulan. Mereka meminjam uang ke bank dengan modal terbatas untuk membangun rumah, namun konsumennya jarang," katanya. Menurut dia, berkurangnya konsumen tersebut karena mereka membutuhkan waktu lama untuk memperoleh uang muka. Kemudian, pengembang sulit menjual properti karena tingginya uang muka. "Saya berharap BI mau kembali meninjau kebijakan tersebut. Idealnya tetap 20 persen," katanya. Secara terpisah, konsumen Perumahan Green Residence, Rawalumbu, Kota Bekasi, Anggia Ananda (29) mengaku sangat keberatan dengan kebijakan itu. "Saya sudah mengumpulkan uang sejak 2009 lalu, sengaja untuk uang muka rumah. Tapi, saat saya berniat mengambil satu unit rumah, ternyata uang mukanya sudah naik," ujarnya. 
sumber : 
http://properti.kompas.com/read/2012/08/03/13084717/Pengembang.Minta.Kenaikan.Uang.Muka.Ditinjau.Ulang

Sunday, May 9, 2010

Hmm..Sejuknya Rumah dengan Ventilasi



KOMPAS.com - Sering merasa gerah di rumah? Hmm, mungkin karena sirkulasi udaranya ga bagus tuh. Coba buat ventilasi yang memadai. Dijamin deh, rumah jadi lebih sejuk.

Ventilasi yang cukup mutlak ada untuk menciptakan rumah yang nyaman. Ir Sukendro S. P, dari Nataneka Architects mengatakan, bahwa kualitas sirkulasi udara di dalam rumah, amat ditentukan oleh memadai tidaknya ventilasi yang ada. Kalau sirkulasi udaranya baik, maka udara di dalam rumah akan lebih sehat dan sejuk.

REI Expo Berakhir, Pengembang Pun Puas

JAKARTA, KOMPAS.com- Peserta pameran REI cukup puas dengan hasil yang berhasil terkumpul selama pameran.

Monica Dorothea Marketing Manager PT Lippo Cikarang Tbk yang memamerkan kluster perumahan, berpendapat respon pengunjung selama pameran cukup baik. "Selain saat weekend, saat jam istirahat kantor biasanya kunjungan ke stan juga meningkat," kata Monica.