Pada bulan Juli 2012, daerah Bintaro menduduki peringkat teratas,
disusul Bumi Serpong Damai (BSD), Cibubur, Kemang, Gading Serpong.
Tempat ke enam diduduki oleh Kelapa Gading, Cengkareng, Harapan Indah,
Cinere dan Sunter. Perburuan lokasi didata melalui situs Rumah123.com
dan Rumahdanproperti.com. “Kemang menjadi daerah yang paling mahal di
antara daerah lainnya. Sedangkan wilayah Sunter permintaannya terus
bertambah tetapi ketersediaannya sangat terbatas, “ papar Shaun Di
Gregorio, Chief Executive Officer (CEO) iProperty.
Pages
Category Artikel
- Berita Property (12)
- Info Apartemen (2)
- Info KPR (3)
- Investor Corner (5)
- Prediksi (2)
- Tips Property (5)
Cari kata di web ini
Tuesday, November 5, 2013
10-lokasi-paling-banyak-diburu-investor-properti
Published :
10:42 PM
Author :
FIFA Property Services
Investor Dominasi Pembelian Hunian
Published :
7:40 PM
Author :
FIFA Property Services
JAKARTA, KOMPAS.com - Investor
lagi-lagi mendominasi pembelian hunian di Jakarta pada kuartal III tahun
2013. Dua kuartal sebelumnya pun, mereka menguasai transaksi hunian,
khususnya kondominium (apartemen strata).
Obyek Paling Diburu: Kondominium Rp 500 Juta-Rp 1 Miliar!
Published :
7:36 PM
Author :
FIFA Property Services
JAKARTA, KOMPAS.com —
Tak keliru bila properti hunian kelas menengah, khususnya kondominium di Jakarta dan kawasan penyangga lainnya merupakan instrumen investasi yang paling diburu dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Menurut riset Cushman and Wakefield, hingga akhir September 2013, segmen kondominium kelas menengah masih memimpin aktivitas pra-penjualan dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap total penjualan. Dari 18 proyek yang baru diluncurkan, terdapat 7.970 unit kondominium baru yg sudah dipasarkan sejak bulan Juli sampai bulan September 2013.
Tak keliru bila properti hunian kelas menengah, khususnya kondominium di Jakarta dan kawasan penyangga lainnya merupakan instrumen investasi yang paling diburu dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Menurut riset Cushman and Wakefield, hingga akhir September 2013, segmen kondominium kelas menengah masih memimpin aktivitas pra-penjualan dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap total penjualan. Dari 18 proyek yang baru diluncurkan, terdapat 7.970 unit kondominium baru yg sudah dipasarkan sejak bulan Juli sampai bulan September 2013.
Monday, August 26, 2013
Efek pengetatan LTV bagi KPR bank dan properti
Published :
1:25 AM
Author :
FIFA Property Services
Jakarta. Nyaris tak ada
yang salah dalam aturan Bank Indonesia tentang batas pemberian kredit
alias loan to value (LTV) . Lihat saja, pada 15 Maret 2012, BI merilis
Surat Edaran No. 14/10/DPNP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank
yang Melakukan Pemberian KPR dan Kredit Kendaraan Bermotor. Dalam surat
tersebut, regulator membatasi besaran LTV maksimal 70% pada saat awal
pemberian kredit. Artinya, nasabah harus menyiapkan uang muka atau down
payment (DP) minimal 30% dari harga rumah sebelum berutang ke bank.
Wednesday, April 10, 2013
Profesi penilai aset: Mahal lantaran langka
Published :
2:51 AM
Author :
FIFA Property Services
Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui profesi penilai. Padahal,
profesi ini menarik untuk digeluti. Objek penilaian juga banyak; mulai
dari aset pemerintah, jaminan kredit bank, hingga aset perusahaan. Tarif
jasanya menggiurkan.
Bank Dunia peringatkan ancaman bubble properti
Published :
12:59 AM
Author :
FIFA Property Services
JAKARTA.
Setelah konsultan properti Knight Frank memperingatkan adanya tanda-tanda beberapa sektor properti sudah tak mencerminkan harga sebenarnya alias bubble, kini giliran Bank Dunia (World Bank) memberi peringatan serupa.
Dalam laporan bertajuk Indonesia Economic Quarterly yang dirilis 18 Maret 2013, Bank Dunia menyatakan properti Indonesia bisa berisiko mengalami bubble. Indikatornya adalah terjadi kenaikan harga dan kredit properti yang kuat sepanjang tahun 2012, terutama di sektor apartemen, ritel, perkantoran, serta kawasan industri di Jakarta.
Setelah konsultan properti Knight Frank memperingatkan adanya tanda-tanda beberapa sektor properti sudah tak mencerminkan harga sebenarnya alias bubble, kini giliran Bank Dunia (World Bank) memberi peringatan serupa.
Dalam laporan bertajuk Indonesia Economic Quarterly yang dirilis 18 Maret 2013, Bank Dunia menyatakan properti Indonesia bisa berisiko mengalami bubble. Indikatornya adalah terjadi kenaikan harga dan kredit properti yang kuat sepanjang tahun 2012, terutama di sektor apartemen, ritel, perkantoran, serta kawasan industri di Jakarta.
Mabuk bubble properti
Published :
12:55 AM
Author :
FIFA Property Services
RATNA tersenyum lebar. Ia baru saja menjual rumah toko miliknya di daerah Tangerang dengan harga Rp 2,3 miliar. Ruko ini ia beli dari Budi setahun lalu seharga Rp 1,6 miliar. Suami Ratna sempat tidak setuju. Pasalnya, suami Ratna tahu bahwa Budi baru saja menerima ruko tersebut dari pengembangnya dan harga belinya hanya Rp 800 juta. Artinya Budi menikmati keuntungan 100% dalam waktu singkat. Kini, giliran Ratna menikmati manisnya cuan tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)






